Analisa Kimia pada Lumpur Pemboran

Berikut ini merupakan hal-hal yang perlu dianalisa secara kimia pada lumpur pemboran minyak dan gas bumi. Selain itu juga analisa kimia lumpur pemboran digunakan pada pemboran panas bumi atau yang dikenal dengan Geothermal.

Analisa Kimia Lumpur Pemboran

1. Alkalinity Filtrate


Tujuan pemeriksaan alkalinity filtrate adalah untuk mengetahui kontaminan – kontaminan terhadap lumpur. Kontaminan –kontaminan ini dapat berasal dari formasi yang di bor maupun dari air yang digunakan untuk pembuatan lumpur.

2. PH


PH menyatakan konsentrasi dari gugus hidroxil (OH¯) yang terdapat dalam lumpur yang akan mempengaruhi kereaktifan bahan – bahan kimia yang digunakan dalam lumpur , PH dipakai untuk menentukan kebasahan dan keasaman dari lumpur pemboran.

3. Sand Content


Penentuan kadar pasir pada lumpur pemboran adalah untuk mencegah abrasi Pada pompa dan peralatan pengeboran lainnya, juga untuk mencegah penebalan mud cake dan drill pipe sticking.

4. kandungan ion chlor (CI)


Diperlukan untuk mengetahui kontaminasi garam yang masuk ke sistem lumpur pada waktu pemboran menembus formasi garam ataupun kontaminasi garam yang berasal dari air formasi.

5. Kandungan ion besi


Untuk mengontrol terjadinya korosi pada peralatan pemboran.
Tulis Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel